PRESS Release JPPR
| Pengumuman DPT di TPSFriday, 17 July 2009 | Ramdan WibisanaHASIL PANTAUAN PENGUMUMAN DPT DI TPS Pemilu telah hampir usai dilaksanakan, Dan masih menyisakan beberapa tahapan selanjutanya. Proses pemungutan dan penghitungan di tingkat TPS telah selesai... Read More... |
Artikel
| ANATOMI KEKISRUHAN DPTThursday, 16 April 2009 | Ramdan Wibisana Oleh Irvan Mawardi* Mungkinkah ada pemilu ulang? Tiba-tiba pertanyaan ini menyeruak akhir-akhir ini di tengah publik seiring dengan semakin banyaknya muncul penyimpangan dan kecurangan dalam... Read More... |
Komentar Terbaru
| Partai Demokrasi Indonesia... |
|
daftar gmn nih say mau daftar jadi kader pdip |
| 04/03/10 22:10 More... |
| By riski |
| Warga Jakarta Mencontreng,... |
javascript:mxc_smilie(' ')
ya...
|
| 29/01/10 19:52 More... |
| By ivon |
| Pemilihan Gubernur tidak... |
|
Pilgub tak langsung; keputusasaan! Sebaiknya Pemilukada tak langsung jgn... |
| 18/01/10 09:03 More... |
| By Bosman Sultra |
| Sebutan Calon Independen... |
|
makash terima kasih atas informasinya
|
| 14/01/10 13:42 More... |
| By bayu ardiansyah |
| Depdagri-DPR Bahas Jadwal... |
|
jadwal pilkada Bisa minta bantuan jadwal pilkada... |
| 01/01/10 22:10 More... |
| By Budi HS |
| Pelanggaran Pemilu Marak di Mana-mana |
|
|
|
Jakarta, Kompas - Walaupun sudah dipagari berbagai aturan, dalam sepekan masa kampanye, berbagai pelanggaran terjadi di berbagai daerah. Pelanggaran yang cukup banyak terjadi terutama menyangkut penyertaan anak-anak dalam kampanye.
Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Jawa Timur, misalnya, mencatat 48 pelanggaran administratif dan 11 pelanggaran pidana. Dari total 59 pelanggaran tersebut, sebagian pelanggaran didominasi pelibatan anak-anak dalam kampanye dan pengerahan massa di luar daerah pemilihan.
Ketua Panwaslu Jawa Timur Sri Sugeng Pujiatmiko mengatakan, Panwaslu telah melaporkan pelanggaran-pelanggaran tersebut ke KPU Jawa Timur. Selanjutnya KPU daerah memiliki waktu tujuh hari untuk memproses laporan tersebut.
Menurut Ketua Panwaslu Kabupaten Kediri Muhammad Anas, tidak sedikit juga pelanggaran administratif dan pelanggaran pidana.
Pelanggaran yang dilimpahkan ke KPU Kediri adalah kasus Wakil Bupati Kediri Sulaiman Lubis yang menjadi juru kampanye PKB, padahal yang bersangkutan tidak pernah mengajukan izin cuti bertugas. ”Adapun kasus yang dilaporkan ke polisi adalah keterlibatan oknum pegawai negeri sipil dalam kampanye salah satu caleg PDI-P,” katanya.
Sementara itu, di Blora, Jawa Tengah, Panwaslu Kabupaten Blora mengungkap siaran kampanye di radio tidak resmi. ”Radio itu milik Partai Perwakilan Daerah (PPD) Kabupaten Blora yang beroperasi di pemancar FM 89,3 MHz,” kata Koordinator Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Panwaslu Kabupaten Blora Kudnadi. Radio itu kerap menyiarkan program-program partai dan calon anggota legislatifnya. Padahal radio itu belum memiliki Izin Siaran Radio (ISR) dan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP).
”Kami berencana memanggil pemilik radio itu untuk mengklarifikasi lebih lanjut,” kata dia.
Di Gunung Kidul lain lagi. Caleg dari Partai Golkar diadukan telah membagikan uang senilai Rp 60.000 per orang di Dusun Pampang, Kecamatan Paliyan. Kepala Dusun Pampang telah bersedia menjadi saksi untuk tindak lanjut kasus tersebut. ”Kasus sudah kami serahkan ke polisi karena termasuk kategori tindak pidana pemilu,” kata Ketua Panwaslu Gunung Kidul T Martono.
Pelibatan anak-anak dalam kampanye, menurut Martono, telah diserahkan penindakannya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunung Kidul serta kepolisian. Mayoritas pelibatan anak-anak dilakukan oleh partai politik lama, seperti Partai Amanat Nasional, PDI-P, dan Partai Keadilan Sejahtera.
Kampanye di luar jadwal yang telah ditentukan juga digelar oleh caleg dari Partai Karya Peduli Bangsa, Sukardi, dengan mengumpulkan 50 simpatisan di Balai Dusun Banaran, Playen. Sukardi telah diberi peringatan dan berjanji tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Sumber : www.kompas.com
Users' Comments (6) |
|
|
18-11-2009 14:52, IP 125.164.233.219, Guest PEMILU kali ini harus lebih lebih diperhatikan,,agar dapat berjalan dengan lancar........
» Reply to this comment...
04-05-2009 23:18, IP 125.161.66.98, Guest Kepada JPPR, tolong kiranya dpt membantu follow-up DPT di sekitar kami yg kemarin carut-marut banyak yg dipaksa golput di daerah : Kota, Tm.Sari, Ciledug, Tg.Priok, Kelapa Gading, Sunter dan sekitarnya. Trimakasih. » Reply to this comment...
04-05-2009 10:46, IP 203.89.16.195, Guest lsahjfsgdffghfg » Reply to this comment...
30-04-2009 11:45, IP 125.161.243.130, Guest w@h tambah hancur 5@ja negaraku ini. Masalah Pemilu pun hanya dianggap angin lalu.Kalau emang gak siap jangan ngadain pemilu dulu. » Reply to this comment...
15-04-2009 14:35, IP 125.160.134.33, Guest Sampai hari H aj Masyarakat masih Bingung cara menconteng, saya lihat dan mendengar keluhan masyarakat waktu di TPS Kalimantan Barat. Memprihatinkan sx...Pak SBY, KPU, n BAWASLU JANGAN BUAT MASYARAKAT BINGUNG DONG.....DI APOTIK ENGGAK ADA JUAL OBAT BINGUNG.......
» Reply to this comment... » See all 1 replie(s)
13-04-2009 23:31, IP 125.165.40.153, Guest Pemilu 2009 adalah pemilu yang paling amburadoool sepanjang sejarah pelaksanaan Pemilu. Anehnya, Pemerintah, KPU dan Bawaslu tidak merasa bertanggungjawab merampas hak politik jutaan rakyat. Pimpinan parpol malah sibuk ngurusi koalisi kekuasaan. SBY harus bertanggungjawab atas amburadol dan kekisruhan Pemilu 2009. Dana Triliunan rupiah hanya menghasilkan Pemilu yang semeraut. Pelanggaran tanpa sanksi hukum, kecurangan tanpa terjerat hukum. Mau jadi apa lagi bangsa ini, kalau kedaulatan rakyat sudah dirampas. SBY, KPU dan BAWASLU, Suara Rakyat bukan suara HANTU!!!! » Reply to this comment... |
||
|
mXcomment 1.0.4 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

javascript:mxc_smilie('
')
ya...




(0 vote)
PEMILU kali ini harus lebih lebih diperhatikan,,agar dapat berjalan dengan lancar........
Views: 858