PRESS Release JPPR
| Pengumuman DPT di TPSFriday, 17 July 2009 | Ramdan WibisanaHASIL PANTAUAN PENGUMUMAN DPT DI TPS Pemilu telah hampir usai dilaksanakan, Dan masih menyisakan beberapa tahapan selanjutanya. Proses pemungutan dan penghitungan di tingkat TPS telah selesai... Read More... |
Artikel
| ANATOMI KEKISRUHAN DPTThursday, 16 April 2009 | Ramdan Wibisana Oleh Irvan Mawardi* Mungkinkah ada pemilu ulang? Tiba-tiba pertanyaan ini menyeruak akhir-akhir ini di tengah publik seiring dengan semakin banyaknya muncul penyimpangan dan kecurangan dalam... Read More... |
Komentar Terbaru
| Partai Demokrasi Indonesia... |
|
daftar gmn nih say mau daftar jadi kader pdip |
| 04/03/10 22:10 More... |
| By riski |
| Warga Jakarta Mencontreng,... |
javascript:mxc_smilie(' ')
ya...
|
| 29/01/10 19:52 More... |
| By ivon |
| Pemilihan Gubernur tidak... |
|
Pilgub tak langsung; keputusasaan! Sebaiknya Pemilukada tak langsung jgn... |
| 18/01/10 09:03 More... |
| By Bosman Sultra |
| Sebutan Calon Independen... |
|
makash terima kasih atas informasinya
|
| 14/01/10 13:42 More... |
| By bayu ardiansyah |
| Depdagri-DPR Bahas Jadwal... |
|
jadwal pilkada Bisa minta bantuan jadwal pilkada... |
| 01/01/10 22:10 More... |
| By Budi HS |
Main Menu
| Beranda |
| Tentang JPPR |
| Artikel |
| Berita |
| Press Release |
| Download |
| Tinjau Kembali Seleksi Calon Anggota KPU |
|
|
|
Proses seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta ditinjau kembali. Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilihan Rakyat (JPPR) Jeirry Sumampow mengatakan anggota KPU yang dipilih panitia seleksi harus kuat. “Ini untuk menentukan hasil dan proses Pemilu 2009,” katanya dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (10/9).
Menurut dia, permintaan peninjauan kembali calon anggota KPU terkait proses seleksi yang dinilai menyalahi UU No.22/2007 tentang Penyelenggaraan Pemilu.
Anggota KPU mendatang harus memiliki kompetensi dan integritas agar menghasilkan KPU yang kuat. Kalau KPU lemah, pemerintah dapat mengendalikan hasil Pemilu.
JPPR merupakan salah satu unsur yang tergabung dalam Jaringan Pemantau Seleksi Penyelenggaraan Pemilu (JPPS). Unsur lainnya yakni, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, ICW, Perludem, Seknas Fitra, Lima Indonesia, CETRO, KRHN, Komwas PBB, Formappi, dan IPC.
Direktur Monitoring KIPP Indonesia Jojo Rohi mengakui pembatalan calon anggota KPU memiliki konsekuensi keterlambatan pengisian KPU. “Tapi kondisi ini lebih baik dibandingkan dengan pelaksanaan Pemilu yang kurang mendapat kepercayaan masyarakat (public distrust),” katanya.
Menurut dia, ukuran anggota KPU yang kompeten yakni, memiliki pengalaman dalam proses pelaksanan dan pemantauan Pemilu. Calon anggota KPU, katanya, banyak yang belum dikenal masyarakat.
Proses seleksi calon anggota KPU, katanya, tidak transparan dan pelibatan masyarakat jika dibandingkan dengan seleksi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sumber : http://www.jurnalnasional.com/?med=Koran%20Harian&sec=Eksekutif&rbrk=&id=14352
Users' Comments (0) |
|
|
No comment posted
mXcomment 1.0.4 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

javascript:mxc_smilie('
')
ya...




(0 vote)
Views: 894